Just The Way You Are
vocal: Bruno Mars
Oh her eyes, her eyes
Make the stars look like they’re not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying
She’s so beautiful
And I tell her every day
Yeah I know, I know
When I compliment her
She wont believe me
And its so, its so
Sad to think she don’t see what I see
But every time she asks me do I look okay
I say
When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are
Her nails, her nails
I could kiss them all day if she’d let me
Her laugh, her laugh
She hates but I think its so sexy
She’s so beautiful
And I tell her every day
Oh you know, you know, you know
Id never ask you to change
If perfect is what you’re searching for
Then just stay the same
So don’t even bother asking
If you look okay
You know I say
When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are
The way you are
The way you are
Girl you’re amazing
Just the way you are
When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are
There’s A Place For Us (OST The Chronicles of Narnia: Voyage of The Dawn Treader)
Vocal: Carrie Underwood
There’s a place out there for us,
more than just a prayer or anything you’ve ever dreamed of.
So if you feel like giving up cause you don’t fit in down here,
fear is crashing in, close your eyes and take my hand.
We can be the kings and queens of anything if we believe.
It’s written in the stars that shine above,
a world where you and I belong, where faith and love will keep us strong,
exactly who we are is just enough
there’s a place for us, there’s a place for us.
When the water meets the sky,
where your heart is free and hope comes back to life,
when these broken hands are whole again,
well will find what we’ve been waiting for,
we were made for so much more
We can be the kings and queens of anything if we believe.
It’s written in the stars that shine above,
a world where you and I belong, where faith and love will keep us strong,
exactly who we are is just enough,
there’s a place for us, there’s a place for us
So hold on, now hold on,
there’s a place for us
We can be the kings and queens of anything if we believe.
It’s written in the stars that shine above,
a world where you and I belong, where faith and love will keep us strong,
exactly who we are is just enough, exactly who we are is just enough,
there’s a place for us.
i really like the lyrics
so is the movie
it’s really cool
I Think Continually of Those Who Were Truly Great
I think continually of those who were truly great.
Who from the womb, remember the soul’s history
Through corridors of light where the hours are suns,
Endless and singing. Whose lovely ambition
Was that their lips, still touched with fire,
Should tell of the spirit clothed from head to foot in song.
And who hoarded from the springs branches
The desires falling across their bodies like blossoms.
What is precious is never forget
The delight of the blood drawn from ageless springs
Breaking through rocks in worlds before our earth;
Never to deny its pleasure in the simple morning light,
Nor its grave evening demand for love;
Never to allow gradually the trafic to smother
With noise and fog the flowering of the spirit.
Near the snow, near the sun, in the highest field
See how those names are feted by the wavering grass,
And by the streamers of white cloud,
And whispers kof wind in the listening sky;
The names of those who in their lives fought for life,
Who wore at their hearts the fire’s centre.
Born of the sun they traveled a short while towards the sun,
And left the vivid air signed with their honor.
–Sir Stephen Spender–
Cahaya hati
Tak dapat dipungkiri, that every person has dark side
Terkadang, sisi kelam orang baik bahkan lebih kelam daripada orang yang dari luar terlihat memiliki sisi kelam
Ada orang yang bersinar sambil menyembunyikan kegelapan dirinya. Tapi ada juga orang yang benar-benar bersinar.
Orang yang bersinar sambil menyembunyikan kegelapan dirinya adalah orang yang mengetahui kegelapan di dasar hatinya, ia takut pada kegelapan dirinya dan tak kuasa untuk melawannya, ia hanya mampu menyembunyikannya sambil berusaha sebaik mungkin untuk bersinar.
Orang yang benar-benar bersinar adalah orang yang mengetahui kegelapan di dasar hatinya, menerimanya dan terus berusaha memperbaiki dirinya. Sehingga perlahan kegelapan dirinya pun mulai terterangi.
Ada juga orang yang bersinar setelah keluar dari kegelapan. Yang lainnya jatuh dalam kegelapan setelah bersinar.
Orang yang bersinar setelah keluar dari kegelapan adalah orang yang awalnya tenggelam dan hanyut dalam kegelapan dirinya. Kemudian ia menemukan cahaya dalam dirinya (menemukannya sendiri ataupun dibantu oleh orang lain) dan berpegang teguh pada cahaya itu. Hingga akhirnya ia bersinar.
Sementara orang yang jatuh dalam kegelapan setelah bersinar, adalah orang yang pada awalnya tidak mengenal kegelapan. Namun ketika kegelapan datang, ia tak mampu melawannya hingga cahayanya pun akhirnya meredup.
Akan jadi apa kita? Semuanya tergantung pilihan kita.
But remember, even in the darkness of our heart abyss, we still have light in our heart. Even it’s just small light,we still have it. Or It’s just we haven’t recognize it. But it’s there, waiting. To be found.
In our own hearts, we also have more brightness that we’ve ever imagined.
Never give up our light to our dark.
Selamat Hari Lebaran
teriring salam dan doa
terucap kata maaf
agar kembali fitri tuk sambut hari yang fitri
minal ‘aidin wal faidzin
taqabalallahu minna wa minkum
‘amaluna wa ‘amalukum
Emosi
Ternyata tidak semua emosi yang terpancarkan di wajah kita dapat dimengerti oleh semua orang
lho?
Mungkin sebagian berpikir “emangnya kagak liat apa? wajah gue udah manyun kayak gini tapi kagak ngeh juga?”
atau
“Ya ampun, aku kan udah pasang senyum manis kayak gini!”
Yah… memang bisa terjadi kok
Dari buku yang baru saya baca, ternyata…
orang dewasa-tua mempunyai kemampuan yang lebih buruk daripada orang dewasa-muda dalam mengenali ekspresi wajah negatif—ketakutan atau rasa muak, misalnya. Penemuan ini memberikan dukungan pada hipotesis penuaan-belahan kanan—sehingga, saat kita menua, belahan kanan cenderung menurun lebih cepat daripada yang kiri. Barangkali, itulah sebabnya kemampuan-kemampuan otak kiri tertentu yang “terkristal” seperti ukuran kosakata tidak menurun secepat itu ketika kita semakin tua, jika dibandingkan dengan kemampuan-kemampuan otak-kanan tertentu yang “cair”, seperti penalaran spasial abstrak dan pengenalan wajah. Dalam sebuah kajian mutakhir, orang dewasa muda dan tua diminta untuk menunjuk foto-foto wajah untuk mengelompokkan emosi (“Bahagia”, “Ketakutan”, dan sebagainya). Subjek yang lebih tua menunjukkan kemampuan jauh lebih buruk daripada yang muda dalam mengenali ekspresi negatif, tetapi yang muda menunjukkan kemampuan jauh lebih buruk dalam mengenali wajah bahagia.
(Dicuplik dari buku “Cara Baru Mengasah Otak dengan Asyik” yang ditulis oleh David Gamon, Ph.D. dan Allen Bragdon yang telah disulih bahasakan)
Wah wah… tapi sebagai orang psikologi, tentunya harus peka terhadap berbagai emosi yang terlihat dari ekspresi ataupun gerak tubuh lainnya. Yup, harus terus belajar setiap hari.
Tiada hari tanpa belajar!
Ucapkan “terima kasih” bukan “maaf”
<<<baca dari kanan ke kiri<<<




gambar diambil dari manga Tsubasa Reservoir Chronicles
Ada kisah yang sebenarnya, bukan sekedar cerita belaka.
Ada dua orang sahabat, yang satunya seringkali mengucapkan maaf ketika ia mengetahui bahwa orang lain mengkhawatirkan dirinya.
Apakah salah seseorang mengkhawatirkan orang lain?
Memang, tidak ada orang yang dengan sengaja meminta untuk dikhawatirkan oleh orang lain. Tapi, kita bertemu dengan orang, berkenalan, berteman, bersahabat, dan saling mengkhawatirkan. Kita mengkhawatirkan orang lain itu berarti tanda kita menyayangi orang tersebut.
Sebaiknya, ketika kita tahu ada orang yang mengkhawatirkan diri kita, ucapkanlah terima kasih. Berterima kasih karena ia mengkhawatirkan kita, menyayangi kita.
Ucapan terima kasih juga mengandung harapan agar seterusnya orang tersebut tetap menyayangi kita. Karena jika kita mengucapkan maaf, seakan kita tidak mau orang lain mengkhawatirkan diri kita, dan membuat orang yang mengkhawatirkan kita telah melakukan hal buruk karena membuat kita meminta maaf.
Sering-seringlah berterima kasih karena kita dilimpahi banyak orang yang menyayangi kita.
Ikatan Kata-kata
Kita terus menerus berbicara pada diri kita sendiri. Otak kita selalu aktif dan sebagian besar yang dilakukannya adalah memberitahu kita tentang diri sendiri. Yahh… saat kita berbicara dengan diri kita sendiri tentu saja secara diam-diam di dalam pikiran kita yang paling pribadi. Tapi, sadarkah kita bahwa apa yang kita katakan dapat membelenggu diri kita?
Dalam penggalan manga xxxHolic, yang di katakan Yuuko-san dimaksudkan pada kekuatan supernatural. Kata-kata sangatlah mengerikan. Sekali kau mengucapkannya, kau tidak dapat mengambilnya kembali. Kau tidak dapat bertingkah seakan tidak pernah mengucapkannya, dan tanpa mengetahui bagaimana eratnya kata-kata dapat mengikat. Banyak orang terus menggunakan rantai ini. “Kata-kata” memiliki kehidupan. Bahkan mereka dapat mengikat kehidupan seseorang.
Kita sering mengucapkan hal-hal negatif pada diri sendiri, seperti “Aku bodoh”, “Aku tidak berguna”, “Aku tidak akan pernah berhasil”, “Aku tidak pantas untuk bahagia” dan kata-kata lain yang menghancurkan diri sendiri.
Kata-kata negatif yang kita ucapkan pada diri kita akan menghasilkan akibat yang negatif pada diri kita sendiri seperti cemas, depresi, merasa tidak berharga, dan lain sebagainya. Dan ketika kita mulai mempercayai hal negatif yang kita ucapkan pada diri kita sendiri, maka hal-hal negatif itu akan benar-benar muncul pada diri kita.
Untungnya, berbicara kebalikannya juga berlaku. Ketika kita mengucapkan kata-kata positif pada diri kita, hal itu akan mengarahkan kita pada pencapaian positif dan membangkitkan perasaan yang menyenangkan.
Jadi, apakah akan menolong jika kita mengganti apa yang kita katakan pada diri sendiri? Tentu saja! Sering-seringlah mengatakan pada diri sendiri bahwa kita akan gagal, maka hampir bisa dipastikan kita akan gagal. Cobalah untuk selalu mengatakan pada diri sendiri bahwaw kita akan berhasil, maka kita telah meningkatkan kemungkinan untuk berhasil dan merasa puas.
Meski bukan berarti ketika kita mengatakan segala halnya akan berlangsung baik maka hasilnya akan sama, tetapi ketika kita mengatakan bahwa segalanya akan berlangsung baik maka kita akan memiliki kekuatan positif untuk berusaha yang terbaik. Ketika kita memiliki sumber kekuatan positif, maka kita akan dapat melihat sekeliling kita lebih baik daripada ketika kita memiliki sumber kekuatan negatif. Karena ketika kita berpikiran negatif maka lingkungan kita pun akan terlihat negatif, tanpa harapan.
Tapi, kata-kata tidak hanya mengikat diri sendiri. Kata-kata juga akan mengikat orang lain dengan cara yang sama.
Maka, berhati-hatilah dalam berbicara.
So, let’s stop saying negatif words and start saying positif words. Not just to yourself but to other people around you too.
Mari kita sama-sama belajar…
Perbedaan antara orang bodoh dan orang bijak bukan karena yang bijak tidak berbuat kesalahan, melainkan karena orang bijak belajar dari kesaslahannya alih-alih mengatai diri sendiri bodoh karena telah berbuat kesalahan.
Katakan pada diri sendiri apa yang Anda ingin orang lain katakan kepada Anda
dan
Katakan pada orang lain apa yang Anda ingin orang lain katakan pada Anda
Dying…?
Pulang dari kampus naik angkot…
Ada 3 orang yang merokok…
Huek… huek… asapnya tak tertahankan
Serasa menjadi ikan yang dikeluarkan dari akuarium…
Megap-megap mencari napas
Mau menegur bingung… yang merokok bapak-bapak usia di atas 60 tahun semua. Bagaimana cara memberitahu yang sopan ya??
Untung saja duduk di dekat pintu, jadi bisa melongokkan kepala keluar untuk mencari udara yang lebih segar.
Karena (oh…tidak…) jendela yang dibuka hanya satu
Dalam hati aku berteriak “Do you want to kill me?”
Well, it’s overwhelmed but it’s true.
Rokok lebih berbahaya bagi perokok pasif (orang yang tidak merokok tapi menghirup asap dari orang yang merokok).
So, bagi perokok pikir dulu sebelum merokok. Lihat keadaan sekitar, karena asap rokok lebih cepat membunuh perokok pasif daripada perokok aktif.
Sahabat Sejati
Seorang teman pernah bertanya ‘apa kamu percaya ada sahabat sejati? Aku tidak percaya karena belum nemu”
Kujawab ‘aku belum menemukan sahabat sejati, tapi aku memiliki teman-teman yang dapat diandalkan’
Saat itu aku berpikir, sebenarnya sahabat sejati itu yang seperti apa? Kucoba bertanya pada seorang teman. Dia menjawab ‘sahabat sejati itu… mungkin seseorang yang selalu ada untuk kita’. Tapi pembicaraan itu tidak selesai sampai disitu.
Kalau seseorang selalu ada untuk kita, sepertinya mustahil. Setiap orang punya urusan, masalah, dan kepentingan masing-masing. Seseorang tidak akan bisa selalu berada di samping kita setiap saat. Saat kita memiliki masalah pun belum tentu teman yang sering bersama kita dapat kita mintai pertolongan saat itu juga. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, seorang teman memiliki kemampuan dan kapasitas yang berbeda dengan lainnya. Suatu masalah dapat kita mintai pertolongan terhadap seorang teman, namun masalah lain tidak dapat ditangani olehnya dan harus meminta pertolongan teman yang lain.
Terkadang seorang sahabat pun membiarkan kita menyelesaikan masalah kita sendiri karena ia yakin kita mampu menyelesaikannya seorang diri tanpa bantuan. Bukan berarti sahabat itu tidak mempedulikan kita, tapi karena ia ingin kita berkembang dan terus berkembang hingga kita dapat mekar dengan indahnya.
Sahabat tidak akan pernah meninggalkan kita kala kita tidak mampu mengatasi kesulitan. Seorang sahabat adalah teman dekat kita yang dapat diandalkan yang selalu menginginkan yang terbaik untuk kita hingga kita dapat maju dan berdiri dengan kaki kita sendiri. Bagai pohon yang tetap kokoh walau diterpa angin dan hujan.
Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya. Sebenarnya sahabat sejati itu seperti apa?



